Mortar SAP merupakan perekat yang biasa digunakan dalam konstruksi bangunan, Mortar SAP terbuat dari campuran beberapa komponen yaitu campuran semen, pasir, kapur dan lainya. Mortar berfungsi untuk merekatkan batu bata dan bata ringan (hable) dalam konstruksi bangunan namun selain itu mortar juga dapat digunakan untuk menghaluskan dinding yang retak. “Mortar yang berkualitas tentunya memiliki karakteristik tersendiri”. Mortar yang berkualitas memiliki konsistensi yang terjaga hal tersebut membuat mortar tersebut memiliki workability yang tinggi. Workability yang tinggi tersebut tentunya dapat mempermudah dan mempercepat pengerjaan konstruksi dan tentunya kualitas hasil pengerjaan konstruksi pun menjadi lebih rapi, kuat serta tahan lama.
Mortar SAP terdiri dari beberapa jenis dan setiap jenisnya tersebut memiliki kegunaan masing-masing. Adapun jenis-jenisnya yaitu :
- SAP – 200/201 (Plester), mortar jenis ini berfungsi untuk memplester dinding bata ringan, bata merah atau batako.

- SAP – 300 (Thinbed), mortar ini atau biasa disebut juga sebagai perekat bata ringan, sesuai dengan namanya, mortar ini berfungsi untuk merekatkan batu bata dalam konstruksi bangunan, dan pengguna mortar dalam konstruksi bangunan dapat dikatakan lebih efisien sebab mortar memiliki daya perekat yang kuat meskipun hanya menggunakan olesan yang tipis dalam penggunaannya.

- SAP – 400 (Acian), mortar ini berfungsi untuk menghaluskan permukaan dinding, dengan menggunakan mortar jenis ini dinding menjadi lebih cepat kering dan dinding lebih padat yang akan memudahkan pada proses pengecatan, selain itu penggunaan mortar ini juga meminimalisir retak rambut pada dinding.
- SAP 600 (Render), mortar untuk plesteran bata ringan (AAC) tanpa perlu diaci dan dapat langsung di cat.

- SAP 700 (Tile Adhesive), mortar untuk pemasangan keramik, mortar ini memiliki formulasi yang lebih kuat untuk merekatkan keramik, formulasi yang kuat tersebut dapat meminimalisir kerusakan keramik yang mebuatnya tidak mudah terlepas atau terangkat.

Setiap jenis mortar memiliki fungsi dan konsistensi yang berbeda-beda sesuai dengan kegunaannya. Oleh sebab itu mengetahui jenis-jenis mortar sangat penting untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dalam pengerjaan konstruksi bangunan. Pemilihan jenis bahan yang digunakan tentunya membuat pengerjaan konstruksi menjadi lebih cepat dan efisien.



